Titik Nadir
alterchapter
Popularity · Low
YouTube
Searching YouTube...
Lyrics
Di tengah malam yang gelap tanpa bintang,
Aku tenggelam dalam sepi yang menyerang.
Suara dalam kepala, memanggil, memecah,
Cahaya padam, hanya luka yang tersisa.
Hidup ini serpihan kaca, menusuk jiwa,
Tak ada tempat berlindung, hanya luka dan dusta.
Di titik nadir, ku terjatuh,
Menanti akhir, yang tak pernah datang.
Jeritku pecah di ruang hampa,
Mencari makna di balik semua derita.
Langkah kaki berat, dihimpit bayangan,
Cermin retak, pantulan tanpa harapan.
Hati yang beku, mimpi yang terbenam,
Rantai tak terlihat, memeluk kehampaan.
Rasa sakit ini, bagai lagu tanpa nada,
Menjerat ragaku dalam lingkaran sengsara.
Di titik nadir, ku terjatuh,
Menanti akhir, yang tak pernah datang.
Jeritku pecah di ruang hampa,
Mencari makna di balik semua derita.
Namun dari kegelapan, ada suara kecil,
Menggenggam tanganku, meski terasa mustahil.
Mungkin di dasar ini, ada harapan tersisa,
Walau rapuh, walau hampir sirna.
Di titik nadir, ku terjatuh,
Menanti akhir, yang tak pernah datang.
Jeritku pecah di ruang hampa,
Mencari makna di balik semua derita.
Di titik nadir, ku temukan aku,
Dalam puing-puing, bangkit yang baru.
Jeritku kini bukan sekadar luka,
Namun panggilan jiwa untuk melawan duka.