Skip to content

Persetan!

Asep Balon, Anisa Nursamsi
Popularity ยท Low

YouTube

Searching YouTube...

Lyrics

Orang orang hanya menilai dari semua yang mereka lihat Sini aku beri tahu di balik layar tak semua berkilat Takkan paham yang harus dikorbankan agar impian bisa terus berjalan Gagal berulang kali jatuh lagi dan lagi demi rasakan kemenangan Beban di pundakku, terus menimpaku Banyak orang menaruh harapan di langkahku Walau ini berat aku harus terus maju Karena ini semua bukan hanya tentang aku Juga mimpi, ku yang tinggi, jadi alasan untukku terus berdiri Karenaku disini punya visi misi, bukan tuk sekedar ramaikan kompetisi Meski dalam skena ini aku anomali Bagai B.I.G, ikut audisi AFI Aku prasasti di antara gempuran 5G Walau tidak dikenali tapi punya arti (Ah!) Aku akan buat pasarku sendiri (Ah!) Aku datang lalu veni, vidi, vici (Ah!) Mereka bilang kutakkan bisa berdiri (Cuh! Cuh! Cuh!) Omong kosong tak berisi Kupertaruhkan semuanya di sini, persetan yang kritisi menghakimi Karena opini mereka takkan buat perut keluargaku terisi! Terus mencari, tak menepi, masih berdiri di sini takkan terhenti Bangun istana tuk mereka lalu kupergi Dibenci tapi aku jadi referensi Kutaruh Majalaya di dalam radar Meski di tanah sendiri aku kerap dihajar Takkan pernah terkapar, walau musuh berjajar Macam aku pedang Umar di kala perang Badar Ah Anjing! Aku sudah tidak sudi lagi! Pergilah kutak peduli, tak perlu temani, ku terus berlari Tak butuh yang hanya ada saat ku berhasil! Babi! Kutakkan pernah menyerah Walau ku berdarah-darah Hanya di langit yang gelap Bintang kan bersinar terang Takkan ada kegagalan Selama tak henti berjalan Angkat jari tengah persetan semua! Atas kapal ku kibarkan bendera Walau angan, dan harapan tak sejalan, beda dengan kenyataan Tapi aku takkan pernah pergi dari arena Meski jalan tak mudah tuk jadi legenda Nelson Mandela, Nikola Tesla Agar saat mati ku jadi anumerta Aku makhluk langka bagai Tigris Pantera Mereka bilang ku hanya musisi gimik Bitch please! Coba berkaca jangan berisik Ini menggelitik, mereka bagaikan kirik yang penuh rasa sirik Kau bagai hantu dan aku ahli metafisik Kau harus berhati-hati Meski sampai hari akhir mencaci maki Karena keburukan akhirnya pasti mati Jika kau Dajjal maka aku Imam Mahdi Mereka tak henti berdusta Mencari muka, menjelekkanku hingga berbusa Aku bawa lagu sunda ke negeri sakura Viewers berjuta, sampai negeri unta Meski industri selalu utamakan bisnis Semua dikendalikan oleh para elitis Ku bagai Mahatma Gandhi di hadapan Inggris Menolak tunduk meski ku harus lawan iblis Aku naik tak butuh anggaran Pendengarku organik, bukan bayaran Major label sudah pakai buzzer untuk promo Mereka bagai petinju yang pukul pakai low blow Anti main licik, aku Manny Pacquiao Ku sekelas beef steak, mereka kwetiaw Daripada jual diri lebih baik boke Pegang teguh prinsip, aku bukan lonte! Aku, takkan dikalahkan, oleh keadaan Walau dihadapkan pada seribu kegagalan Aku prajurit bermental baja Sebutku tentara dari Sparta I'm not for everyone macam Hentai Jangan coba lawan or you will die Masalah datang semua kubantai Santoryu Ougi: Sanzen Sekai!