Skip to content

Lagu Dua

Popularity ยท Low

YouTube

Searching YouTube...

Lyrics

Jakarta sudah habis Musim kemarau api Musim penghujan banjir Jakarta tidak bersahabat Api dan airnya bencana Entah karena kebodohan, kecerobohan Atau keserakahan Jakarta sudah habis Di atasnya berdiri bangunan-bangunan industri Di sekitar bangunan-bangunan itu Bangunin-bangunin memproduksi belatung Jakarta sudah habis Warna tanahnya merah kecokelat-cokelatan Mirip dengan darah Mirip dengan api Mirip dengan air mata Tanah Jakarta sedang gelisah Jangan lagi dibuat marah Tanah Jakarta sedang gelisah Jangan lagi dibuat marah Jakarta sudah habis Di jalan-jalan marah (di jalan) Di jalan marah-marah Di rumah-rumah marah (di rumah) Di rumah marah-marah Apa enaknya? Jakarta sudah habis Empat puluh persen rakyatnya Beli air dari PAM Sisanya gali sendiri Persoalannya gali pakai apa? Tentu saja gali pakai duit Duitnya terbuat dari air mata asli Jakarta sudah habis Sebentar lagi kita akan menjual Air mata kita sendiri Karena air mata kita Adalah air kehidupan Jakarta sudah habis Tetapi Indonesia bukan hanya Jakarta Jakarta Jakarta Cuma enak buat cari duit Nah, kalau duit sudah punya Hijrah saja Hijrah saja Hijrah saja Hijrah saja Tanah Jakarta sedang gelisah Jangan lagi dibuat marah Tanah Jakarta sedang gelisah Jangan lagi dibuat marah Jakarta Jakarta Jakarta Hijrah saja Jakarta sudah habis Musim kemarau api Musim penghujan banjir Jakarta tidak bersahabat Api dan airnya bencana Entah karena kebodohan, kecerobohan Atau keserakahan Jakarta sudah habis Jakarta sudah habis Musim penghujan banjir Jakarta tidak bersahabat Api dan airnya bencana Entah karena kebodohan, kecerobohan Atau keserakahan Jakarta sudah habis Jakarta sudah habis