Skip to content

Pengusik

Popularity ยท Low

YouTube

Searching YouTube...

Lyrics

Di balik kabut yang gelap dan pekat ku abaikan ibu yang sedang pilu Panasnya buat ku berteduh Bagus untuk mu tapi rasanya bagai api yang membakar badanku Tak berhenti menyisir tanaman cantik yang di buat ibuku Abaikan belantara jadi terasing terpencil, psikis mu redup Nyanyianmu yang merdu, buat ku hanyut di memori, alunan rayuan melodi Simfoni kontemplasi, hanyut di harmoni ini Bersandar di ibu yang bersedih Kau tak berhenti mengusik Dan sakiti pesona yang paling suci Jika ku ini pelukis, gambar apa yang kau pikir kan ku terukir? Warnamu sudah buram tak jadi terang Ingin bertemu mama tapi kau tak berhenti mengusik Kau sakiti pesona yang paling suci Hei, lihat asap Dia gelap macam mata yang terpejap Terang saja kau menutup mata Kau terang terangan menutup mata Menyulam pesan di langit yang kelam, mencari cahaya di balik awan Yang masih bersembunyi di pandangan, ku berharap dia tak kehalangan Ini susahnya menjaga rasa jika yang menyakiti mama adalah mereka yang Mengaku sayang berdalih bilang kita berteman Kau sudah tau ibuku begini masih harus ku ulangi lagi Dia bukan yang biasa di sakiti, tapi masih saja akarnya kau cabuti Memang kalian semua itu rumit, complex dan sulit Hati memudar mirip karang yang putih, melemah kondisimu kritis Wait, turn the lights up I can't see a thing dawg Can i get a phonelight I can't see a thing dawg Something creepin' in the dark I can't see a thing dawg Something creepin' in the dark I can't see a thing dawg Wait, turn the lights up I can't see a thing dawg Can i get a phonelight I can't see a thing dawg Something creepin' in the dark I can't see a thing dawg Something creepin' in the dark I can't see a thing dawg Ibuku marah Beri peringatan Lihat ke atas ku Di slimuti asap Ibuku marah Bri peringatan Lihat ke atas ku Di slimuti asap Ibu ku marah Tapi bisa apa Ibu ku marah Tapi bisa apa Ibu ku marah Tapi bisa apa Hei lihat asap hitam gelap mama ku batuknya berat Dia sakit parah nafasnya tersumbat Udara tak segar saat daun jatuh dia makin gusar Tiap pohon tumbang wajahnya memucat Tak merasa bersalah tak merasa dosa Kau tebang dan buang sementara mama mencoba bertahan Dia masih berjuang bangun dari ranjang tempat kau berpijak Rumahnya dirusak bilang dia kuat Tapi dia sekarat bilang dia kuat tapi dia sekarat Pikir cuma drama cerita yang dibuat Tapi sudah jelas ulah yang kau buat sekarang Lihat tubuhnya perlu diselamatkan dirawat Karna melemah tapi kau disana masih lancang Kau tak berhenti mengusik Sakiti pesona yang paling suci Jika ku ini pelukis, gambar apa yang kau pikir kan terukir? Warnamu sudah buram tak jadi terang Ku lihat ke atas Kau tak berhenti mengusik Kau sakiti pesona yang paling suci