Al-Baqara, Chapter 2, Verse 26 -
Sheikh Mishary Rashid Alafasy
Popularity · Low
Listen
YouTube
0:00 / 0:00
Loading YouTube player...
Lyrics offset
Synced
Lyrics
إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَسۡتَحۡيِۦٓ أَن يَضۡرِبَ مَثَلٗا مَّا بَعُوضَةٗ
فَمَا فَوۡقَهَاۚ فَأَمَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ فَيَعۡلَمُونَ أَنَّهُ
ٱلۡحَقُّ مِن رَّبِّهِمۡۖ وَأَمَّا ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ فَيَقُولُونَ
مَاذَآ أَرَادَ ٱللَّهُ بِهَٰذَا مَثَلٗاۘ يُضِلُّ بِهِۦ كَثِيرٗا
وَيَهۡدِي بِهِۦ كَثِيرٗاۚ وَمَا يُضِلُّ بِهِۦٓ إِلَّا ٱلۡفَٰسِقِينَ
Innallaha laa yastahyii an yadhriba matsalaa maa ba'uudhatan famaa
fauqahaa faammaal-ladziina aamanuu faya'lamuuna annahul haqqu min
rabbihim wa ammaal-ladziina kafaruu fayaquuluuna maadzaa araadallahu
bihaadzaa matsalaa yudhillu bihii katsiiran wa yahdii
bihii katsiiran wa maa yudhillu bihii illaal faasiqiin(a)
Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan
berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu [33].
Adapun orang-orang yang beriman,
maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari
Tuhan mereka, tetapi mereka yang kafir mengatakan: "
Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?.
" Dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan Allah [34],
dan dengan perumpamaan itu (pula)
banyak orang yang diberi-Nya petunjuk.
Dan tidak ada yang disesatkan Allah
kecuali orang-orang yang fasik,"
ٱلَّذِينَ يَنقُضُونَ عَهۡدَ ٱللَّهِ مِنۢ بَعۡدِ مِيثَٰقِهِۦ
وَيَقۡطَعُونَ مَآ أَمَرَ ٱللَّهُ بِهِۦٓ أَن يُوصَلَ
وَيُفۡسِدُونَ فِي ٱلۡأَرۡضِۚ أُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡخَٰسِرُونَ
Al-ladziina yanqudhuuna 'ahdallahi min ba'di miitsaaqihi wa
yaqtha'uuna maa amarallahu bihii an yuushala wa
yufsiduuna fiil ardhi uulaa-ika humul khaasiruun(a)
perjanjian itu teguh,
dan memutuskan apa yang diperintahkan Allah (kepada
mereka) untuk menghubungkannya dan membuat kerusakan di muka bumi.
Mereka itulah orang-orang yang rugi."
كَيۡفَ تَكۡفُرُونَ بِٱللَّهِ وَكُنتُمۡ أَمۡوَٰتٗا
فَأَحۡيَٰكُمۡۖ ثُمَّ يُمِيتُكُمۡ ثُمَّ
يُحۡيِيكُمۡ ثُمَّ إِلَيۡهِ تُرۡجَعُونَ
Kaifa takfuruuna billahi wa kuntum amwaatan faahyaakum
tsumma yumiitukum tsumma yuhyiikum tsumma ilaihi turja'uun(a)
Mengapa kamu kafir kepada Allah, padahal kamu tadinya mati,
lalu Allah menghidupkan kamu,
kemudian kamu dimatikan dan dihidupkan-Nya
kembali, kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan?"
هُوَ ٱلَّذِي خَلَقَ لَكُم مَّا فِي ٱلۡأَرۡضِ جَمِيعٗا ثُمَّ
ٱسۡتَوَىٰٓ إِلَى ٱلسَّمَآءِ فَسَوَّىٰهُنَّ
سَبۡعَ سَمَٰوَٰتٖۚ وَهُوَ بِكُلِّ شَيۡءٍ عَلِيمٌ
Huwal-ladzii khalaqa lakum maa fiil ardhi jamii'an tsummaastawa
ilassamaa-i fasawwaahunna sab'a
samaawaatin wa huwa bikulli syai-in 'aliim(un)
Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan
Dia berkehendak (menciptakan)
langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit.
Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu."
وَإِذۡ قَالَ رَبُّكَ لِلۡمَلَٰٓئِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي ٱلۡأَرۡضِ
خَلِيفَةٗۖ قَالُوٓاْ أَتَجۡعَلُ فِيهَا مَن يُفۡسِدُ فِيهَا وَيَسۡفِكُ
ٱلدِّمَآءَ وَنَحۡنُ نُسَبِّحُ بِحَمۡدِكَ
وَنُقَدِّسُ لَكَۖ قَالَ إِنِّيٓ أَعۡلَمُ مَا لَا تَعۡلَمُونَ
Wa idz qaala rabbuka lilmalaa-ikati innii jaa'ilun fiil ardhi
khaliifatan qaaluuu ataj'alu fiihaa man yufsidu fiihaa wa
yasfikuddimaa-a wa nahnu nusabbihu bihamdika wa
nuqaddisu laka qaala innii a'lamu maa laa ta'lamuun(a)
30.
Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "
Sesungguhnya Aku hendak menjadikan
seorang khalifah di muka bumi." Mereka berkata: "
Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang
akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah,
padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji
Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "
Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."
وَعَلَّمَ ءَادَمَ ٱلۡأَسۡمَآءَ كُلَّهَا ثُمَّ عَرَضَهُمۡ عَلَى
ٱلۡمَلَٰٓئِكَةِ فَقَالَ أَنۢبُِٔونِي
بِأَسۡمَآءِ هَٰٓؤُلَآءِ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ
Wa 'allama aadamal asmaa-a kullahaa tsumma 'aradhahum 'alal
malaa-ikati faqaala anbi-uunii
bi-asmaa-i haa'ulaa-i in kuntum shaadiqiin(a)
31.
Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda)
seluruhnya,
kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: "
Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu
jika kamu mamang benar orang-orang yang benar!"
قَالُواْ سُبۡحَٰنَكَ لَا عِلۡمَ لَنَآ إِلَّا مَا
عَلَّمۡتَنَآۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلۡعَلِيمُ ٱلۡحَكِيمُ
Qaaluuu subhaanaka laa 'ilma lanaa illaa
maa 'allamtanaa innaka antal 'aliimul hakiim(u)
32.
Mereka menjawab: "
Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang
telah Engkau ajarkan kepada kami;
sesungguhnya Engkaulah Yang Maha
Mengetahui lagi Maha Bijaksana [35]."
قَالَ يَٰٓـَٔادَمُ أَنۢبِئۡهُم بِأَسۡمَآئِهِمۡۖ فَلَمَّآ
أَنۢبَأَهُم بِأَسۡمَآئِهِمۡ قَالَ أَلَمۡ أَقُل لَّكُمۡ إِنِّيٓ
أَعۡلَمُ غَيۡبَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ
وَأَعۡلَمُ مَا تُبۡدُونَ وَمَا كُنتُمۡ تَكۡتُمُونَ
Qaala yaa aadamu anbi'hum bi-asmaa-ihim falammaa anba-ahum
bi-asmaa-ihim qaala alam aqul lakum innii a'lamu
ghaibas-samaawaati wal ardhi waa'lamu
maa tubduuna wa maa kuntum taktumuun(a)
33.
Allah berfirman: "
Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini.
" Maka setelah diberitahukannya kepada
mereka nama-nama benda itu, Allah berfirman: "
Bukankah sudah Ku katakan kepadamu,
bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan
mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan?"
وَإِذۡ قُلۡنَا لِلۡمَلَٰٓئِكَةِ ٱسۡجُدُواْ لِأٓدَمَ فَسَجَدُوٓاْ
إِلَّآ إِبۡلِيسَ أَبَىٰ وَٱسۡتَكۡبَرَ وَكَانَ مِنَ ٱلۡكَٰفِرِينَ
Wa idz qulnaa lilmalaa-ikatiisjuduu li-aadama fasajaduu
illaa ibliisa abaa waastakbara wa kaana minal kaafiriin(a)
34.
Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "
Sujudlah [36] kamu kepada Adam," maka sujudlah mereka kecuali Iblis;
ia enggan dan takabur dan adalah ia
termasuk golongan orang-orang yang kafir.
وَقُلۡنَا يَٰٓـَٔادَمُ ٱسۡكُنۡ أَنتَ وَزَوۡجُكَ ٱلۡجَنَّةَ وَكُلَا
مِنۡهَا رَغَدًا حَيۡثُ شِئۡتُمَا وَلَا تَقۡرَبَا
هَٰذِهِ ٱلشَّجَرَةَ فَتَكُونَا مِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ
Wa qulnaa yaa aadamuuskun anta wa zaujukal jannata wa kulaa minhaa
raghadan haitsu syi'tumaa wa laa taqrabaa
haadzihisy-syajarata fatakuunaa minazh-zhaalimiin(a)
35.
Dan Kami berfirman: "
Hai Adam, diamilah oleh kamu dan isterimu surga ini,
dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik dimana saja
yang kamu sukai,
dan janganlah kamu dekati pohon ini [37],
yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zalim."
فَأَزَلَّهُمَا ٱلشَّيۡطَٰنُ عَنۡهَا فَأَخۡرَجَهُمَا مِمَّا كَانَا
فِيهِۖ وَقُلۡنَا ٱهۡبِطُواْ بَعۡضُكُمۡ لِبَعۡضٍ عَدُوّٞۖ
وَلَكُمۡ فِي ٱلۡأَرۡضِ مُسۡتَقَرّٞ وَمَتَٰعٌ إِلَىٰ حِينٍ
Faazallahumaasy-syaithaanu 'anhaa fa-akhrajahumaa mimmaa kaanaa fiihi
wa qulnaa ihbithuu ba'dhukum liba'dhin 'aduwwun wa
lakum fiil ardhi mustaqarrun wa mataa'un ilaa hiin(in)
36.
Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari surga itu
dan dikeluarkan dari keadaan semula [39] dan Kami berfirman: "
Turunlah kamu!
sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain,
dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi,
dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan."
فَتَلَقَّىٰٓ ءَادَمُ مِن رَّبِّهِۦ كَلِمَٰتٍ
فَتَابَ عَلَيۡهِۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلتَّوَّابُ ٱلرَّحِيمُ
Fatalaqqaa aadamu min rabbihii kalimaatin
fataaba 'alaihi innahuu huwattawwaabur-rahiim(u)
Kemudian Adam menerima beberapa kalimat
dari Tuhannya, maka Allah menerima taubatnya.
Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang."
قُلۡنَا ٱهۡبِطُواْ مِنۡهَا جَمِيعٗاۖ فَإِمَّا يَأۡتِيَنَّكُم مِّنِّي
هُدٗى فَمَن تَبِعَ هُدَايَ فَلَا
خَوۡفٌ عَلَيۡهِمۡ وَلَا هُمۡ يَحۡزَنُونَ
Qulnaa ihbithuu minhaa jamii'an fa-immaa ya'tiyannakum minnii hudan
faman tabi'a hudaaya falaa khaufun 'alaihim wa laa hum yahzanuun(a)
38.
Kami berfirman: "
Turunlah kamu semuanya dari surga itu!
Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu,
maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku,
niscaya tidak ada kekhawatiran atas
mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati."
وَٱلَّذِينَ كَفَرُواْ وَكَذَّبُواْ بَِٔايَٰتِنَآ
أُوْلَٰٓئِكَ أَصۡحَٰبُ ٱلنَّارِۖ هُمۡ فِيهَا خَٰلِدُونَ
Waal-ladziina kafaruu wa kadz-dzabuu
bi-aayaatinaa uulaa-ika ashhaabunnaari hum fiihaa khaaliduun(a)
Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat
Kami, mereka itu penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya."
يَٰبَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ ٱذۡكُرُواْ نِعۡمَتِيَ ٱلَّتِيٓ أَنۡعَمۡتُ
عَلَيۡكُمۡ وَأَوۡفُواْ بِعَهۡدِيٓ
أُوفِ بِعَهۡدِكُمۡ وَإِيَّٰيَ فَٱرۡهَبُونِ
Yaa banii israa-iilaadzkuruu ni'matiyallatii an'amtu
'alaikum wa aufuu bi'ahdii uufi bi'ahdikum waiyyaaya faarhabuun(i)
Hai Bani Israil [41],
ingatlah akan nikmat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu,
dan penuhilah janjimu kepada-Ku [42],
niscaya Aku penuhi janji-Ku kepadamu;
dan hanya kepada-Ku-lah kamu harus takut (tunduk)."
وَءَامِنُواْ بِمَآ أَنزَلۡتُ مُصَدِّقٗا لِّمَا مَعَكُمۡ وَلَا
تَكُونُوٓاْ أَوَّلَ كَافِرِۢ بِهِۦۖ وَلَا
تَشۡتَرُواْ بَِٔايَٰتِي ثَمَنٗا قَلِيلٗا وَإِيَّٰيَ فَٱتَّقُونِ
Wa aaminuu bimaa anzaltu mushaddiqan limaa ma'akum wa laa takuunuu
awwala kaafirin bihi wa laa tasytaruu
bi-aayaatii tsamanan qaliilan waiyyaaya faattaquun(i)
Dan berimanlah kamu kepada apa yang telah Aku turunkan (
Al Quran) yang membenarkan apa yang ada padamu (
Taurat), dan janganlah kamu menjadi orang yang pertama kafir
kepadanya, dan janganlah kamu menukarkan ayat-ayat-Ku dengan
harga yang rendah, dan hanya kepada Akulah kamu harus bertakwa."
وَلَا تَلۡبِسُواْ ٱلۡحَقَّ بِٱلۡبَٰطِلِ
وَتَكۡتُمُواْ ٱلۡحَقَّ وَأَنتُمۡ تَعۡلَمُونَ
Wa laa talbisuul haqqa bil baathili
wa taktumuul haqqa wa antum ta'lamuun(a)
Dan janganlah kamu campur adukkan yang hak dengan yang bathil dan
janganlah kamu sembunyikan yang
hak itu [43], sedang kamu mengetahui."
وَأَقِيمُواْ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُواْ
ٱلزَّكَوٰةَ وَٱرۡكَعُواْ مَعَ ٱلرَّٰكِعِينَ
Wa aqiimuush-shalaata wa aatuuzzakaata waarka'uu ma'arraaki'iin(a)
Dan dirikanlah shalat,
tunaikanlah zakat dan ruku'lah beserta orang-orang yang ruku' [44]."