Skip to content
Lyric
Dive
Public playlists
My playlists
Search
Sign in
Biarkan
Ahli Fiqir
Popularity ยท Low
+
๐ฎ๐ฉ Indonesian ยท Original
0
0
Listen
YouTube
1
2
3
0:00 / 0:00
Loading YouTube player...
Lyrics offset
Synced
Lyrics
Original
Translation
Bilingual
Biarkan
Tak perlu dipujuk, tak perlu dipaksa, jangan buang masa
Biarkan
Tak perlu dirayu, tak perlu diendah, biarkanlah saja
Urus otak pakai akal
Ada otak takda akal
Urus otak pakai akal
Ada otak takda akal
Hidup mesti ada prinsip, ada jati diri
Baru tegak berdiri biar ukuran tak tinggi
Ego jangan tinggi, angan boleh tinggi
Jangan iri hati, mesti rendah diri
Baru diberkati, baru dihormati
Nanti, ulang sekali lagi!
Urus otak pakai akal
Ada otak takda akal
Urus otak pakai akal
Ada otak takda akal
Sayang-sayang, aduh, sayang
Ditelan pahit dibuang sayang
Bukan senang hendak senang
Bukan senang-lenang
Bukan lenggang-lenggang lenggok balik berlenggang
Berbisik terang benderang
Macamlah mana orang tak berang
Nanti, sekali lagi ulang!
Urus otak pakai akal
Ada otak takda akal
Urus otak pakai akal
Ada otak takda akal
Biarkan
Tak perlu dipujuk, tak perlu dipaksa, jangan buang masa
Biarkan
Tak perlu dirayu, tak perlu diendah, biarkanlah saja
Biarkan
Tak perlu dipujuk, tak perlu dipaksa, jangan buang masa
Biarkan
Tak perlu dirayu, tak perlu diendah, biarkanlah saja
Aku biarkan irama berbicara
Aku biarkan irama berbicara
Bukan kata mengata bukan mengata-ngata
Aku penulis seni kata bukan penulis kata-kata
Manis mulut berkata, petah berbicara
Kata tidak dikota kata berbunga-bunga
Orang kata
Kau lebih faham
Kau lebih tahu
Kau lebih mengerti
Kau lebih arif
Kau bijaksana
Kau lebih mengetahui
Urus otak pakai akal
Ada otak takda akal
Urus otak pakai akal
Ada otak takda akal
Biarkan
Tak perlu dipujuk, tak perlu dipaksa, jangan buang masa
Biarkan
Tak perlu dirayu, tak perlu diendah, biarkanlah saja
Biarkan
Tak perlu dipujuk, tak perlu dipaksa, jangan buang masa
Biarkan
Tak perlu dirayu, tak perlu diendah, biarkanlah saja
Sekampung, sebumbung, sekarang di hujung tanjung
Hilang bukan dikurung beban, tidak tertanggung
Puas sudah meraung ngadu nasib sekantung
Jauh sudah merenung, tinggal semua senandung
Masa untuk berdayung balik semula ke kampung
Jikalau putus benang boleh juga disambung
Kalau putus asa, diri sendiri menanggung
Hah, padan muka!
Mikrofon ni puitis kata penuh puisi
Tak dapat kutandingi bicara menusuk hati
Aku cuma biasa fakta bila berkata
Tak pandai bermain kata
Tak pandai berbunga-bunga
Bukan untuk mengena-ngena
Maaf kalau terkena, maaf kalau terasa
Ibarat kapal yang berlayar jauh
Hilang satu kelasi, kami tetap akan berlabuh
Urus otak pakai akal
Ada otak takda akal
Urus otak pakai akal
Ada otak takda akal
Biarkan
Tak perlu dipujuk, tak perlu dipaksa, jangan buang masa
Biarkan
Tak perlu dirayu, tak perlu diendah, biarkanlah saja
Biarkan
Tak perlu dipujuk, tak perlu dipaksa, jangan buang masa
Biarkan
Tak perlu dirayu, tak perlu diendah, biarkanlah saja
ย