Skip to content

Sudilah Sempurnakanku

Popularity · Low

Listen

YouTube

0:00 / 0:00
Loading YouTube player...
Lyrics offset
Synced

Lyrics

Sudilah Sempurnakanku Hening sunyi di sepertiga malam Hati bergemuruh, mataku tak lelap Kuambil wudhu, sajadah kubentang di temaram Wahai Tuhan, di haribaan-Mu aku menghadap Tuhan, aku hanya lelaki lemah nan hina Dosaku menggunung, namun ampunan-Mu meluluhkannya Batang usiaku makin tinggi, dan aku masih tertatih asa Jiwaku nelangsa, saat hasrat dan naluri bergelora Kuingin mencinta dan dicinta dalam berkah mulia Ingin kubaringkan kepala penat ini di pangkuannya Wanita salihah belahan jiwa, penyempurna agama Namun apa daya, diri ini belum kuasa wujudkannya Kadang mereka bertanya, "Kapan nikahnya?" Bahkan menuding keji, "Apa kau tak suka wanita?" Sering kusenyumi dan jujur katakan kubelum kuasa Mereka tertawa, dan bilang kupengecut, tak kejar wanita [Reff] Wahai Tuhan, janji-Mu suci abadi Wanita baik untuk pria yang baik Kujaga sucinya badan dan jiwa ini Demi ridha-Mu, wahai Yang Maha Suci, Pemberi Rezeki Terbaik Sekian purnama berlalu, asa itu masih menjauh Kujual waktuku, keringat ini kering di badan Biarlah kutahan semua hasrat yang bergemuruh Demi menjemput dia, dengan restu ayah ibunya di tangan Kadang kuberpikir, akankah cukup hanya dengan cinta? Dia yang susah payah dibesarkan orangtuanya Hidup denganku serba kekurangan, menderita Di mana harga diriku sebagai pria dewasa? Tuhan, kokohkanlah punggung letihku Sudilah kiranya lapangkan rezeki-ku Biarlah peluh ini jadi saksi nan bisu Perjuanganku demi ayah ibu dan belahan hatiku [Reff] Wahai Tuhan, janji-Mu suci abadi Wanita baik untuk pria yang baik Kujaga sucinya badan dan jiwa ini Demi ridha-Mu, wahai Yang Maha Suci, Pemberi Rezeki Terbaik Sekian purnama kembali berlalu dalam sunyi Pasir waktu menyelubungi ringkihnya badan Atas rahmat-Mu telah terkumpul bekal diri Tuhan, terjadilah apa yang Engkau tuliskan Kuhadapkan wajah hina-ku ke haribaan-Mu Terangilah hatiku, dan bukakanlah jalan Kujemput dia yang telah Kau tuliskan dalam kitab-Mu Mantapkan jiwa ragaku, amanat ini kutunaikan Dia yang selama ini hadir dalam kepingan asa Kusebut namanya dalam tangis dan doaku Wanita salihah, melati dalam sangkar baja Yang hanya sesekali kusapa, sekadar tahu [Reff] Wahai Tuhan, janji-Mu suci abadi Wanita baik untuk pria yang baik Kujaga sucinya badan dan jiwa ini Demi ridha-Mu, wahai Yang Maha Suci, Pemberi Rezeki Terbaik Tuhan, mantapkanlah langkah kakiku Kutebus rindu, kulamar engkau ke ayah ibumu... Mereka bertanya padaku, dan kujawab tanpa ragu Berkenanlah kiranya engkau sempurnakan diri hinaku Pandanganmu menunduk, saat kutatap dirimu sesekali Engkau duduk di antara ayah dan ibumu Engkau minta waktu beberapa hari Memohon petunjuk kepada Yang Maha Tahu Lima hari berlalu, jiwaku rasa nelangsa Bagai tergantung tak bertali Kupasrahkan diri pada garisan Yang Kuasa Berkenanlah kiranya engkau sempurnakan diri ini Malam itu sesudah maghrib yang sunyi Kuterima pesanmu di layar ponselku "Kuterima dirimu, wahai calon imamku..." Pecah sudah air mata, kutersungkur dalam debu [Reff] Wahai Tuhan, janji-Mu suci abadi Kau berikan yang terbaik di waktu yang terbaik Kau dewasakan jiwaku dalam dera duniawi Dan hantarkanku pada takdir terbaik, wahai Yang Maha Baik...