Skip to content

Suara di Udara

Bilal Muhammad
Popularity ยท Low

Listen

YouTube

0:00 / 0:00
Loading YouTube player...
Lyrics offset
Synced

Lyrics

Keringat bercucuran Kulit terbakar hangus Diatas tanah tandus, hanya kertas dan kardus Bumi teriak keras, sering kali di peras Engkau korban keserakahan demi dapatkan emas Proyek pun bermunculan, hutan pun di gundulkan Tuk kemajuan si jenius berperan bak tuhan Sungai sungai menghitam, selimuti bangkai ikan Warna hijau sudah asing bila kau perhatikan Tetangga ingin makan Tiada yang bisa di hidangkan Namun di pesta banyak makanan yang disisakan Ingin rumah idaman, bank selalu sediakan Tiada bunga yang berkembang selain bunga pinjaman Hasilnya, kau hancur karena ketamakanmu Akhirnya, Alam pun murka meski pun sudah Takdirnya, dimana anak cucu kita hidup Nantinya, bila tiada yang tersisa lagi tuk dirinya Mungkinkah ada kehidupan yang tersisa Gelap gulita, di angkasa Jeritan tangis bumi yang sedang tersiksa Kudengar suara Di udara Kudengar suara di udara, bumi menangis karena dia telah di jarah Sekarang sekarat dan dia mulai berdarah Dan kita bertanya kenapa ada bencana Kita harusnya berkaca Uang buat otak kita menjadi sakit Hutan dibantai diganti dengan kelapa sawit Binatang pun lari karena hutannya makin sempit Si kaya tertawa dan penduduk lokal menjerit Ah, apakah hatimu sungguh mudah dibeli Kau rusak bumi kau lakukan deforestasi Apa yang kan kau bilang pada anakmu nanti Hutan habis karena kau jual ke korporasi Bagaimana kita tidur di malam hari Sementara yang lain tergusur hingga dia mati Suatu saat nanti tak akan ada petani Karena lahannya habis diganti dengan gedung tinggi Mungkinkah ada kehidupan yang tersisa Gelap gulita, di angkasa Jeritan tangis bumi yang sedang tersiksa Kudengar suara Di udara Siklus berulang, limbah kau buang Oksigen berkurang, Ozon berlubang, Gedung yang menjulang, tak sisakan ruang Sejauh mata memandang Asap hitam berkepulan, Siklus berulang, limbah kau buang Oksigen berkurang, Ozon berlubang, Gedung yang menjulang, tak sisakan ruang Sejauh mata memandang Asap hitam berkepulan, Mungkinkah ada kehidupan yang tersisa Gelap gulita, di angkasa Jeritan tangis bumi yang sedang tersiksa Kudengar suara Di udara Mungkinkah ada kehidupan yang tersisa Gelap gulita, di angkasa Jeritan tangis bumi yang sedang tersiksa Kudengar suara Di udara